Makanan yang Harus Dihindari Penderita Diabetes Mellitus

6 JENIS MAKANAN YANG HARUS DIHINDARI PENDERITA DIABETES MELLITUS

Kamu pasti sudah tahu kan kalau penderita diabetes tidak boleh makan makanan yang punya indeks glikemik tinggi? Makanan seperti ini dikhawatirkan dapat meningkatkan kadar glukosa darah. Tapi, kalau kamu pikir makanan yang punya indeks glikemik tinggi selalu berupa kue-kue dan minuman manis, kamu salah! Makanan yang mengandung tinggi lemak dan tinggi kolesterol juga harus dihindari, loh.


Berikut adalah rincian daftar makanan yang tidak dianjurkan bagi penderita diabetes mellitus:

  1. Sumber karbohidrat: kue-kuean dan semua makanan yang berbahan dasar tepung terigu, kental manis, dan/atau gula sirup
  2. Sumber protein hewani: jeroan, daging berlemak, otak, daging kambing, kuning telur
  3. Sumber protein nabati: semua bahan sumber protein nabati yang diolah menggunakan santan kental dan digoreng dengan minyak penuh
  4. Sayuran: sayuran awetan
  5. Buah: buah-buahan awetan seperi buah kemasan kaleng dan buah yang dikeringkan maupu diubah menjadi manisan buah
  6. Sumber lemak: minyak kelapa sawit, santan dan krim


Duh, kok banyak sekali ya, pantangannya? Terus, apa dong contoh menu yang cocok untuk penderita diabetes mellitus?

 

Contoh Menu Penderita Diabetes Mellitus

Kadang-kadang, penderita diabetes mellitus mengalami kesulitan dalam menentukan menu makanan yang dapat dikonsumsi. Pada dasarnya, pengolahan menu makanan penderita diabetes lebih baik menggunakan sedikit minyak. Nah, berikut ini adalah contoh menu untuk satu hari bagi penderita diabetes mellitus:

  1. Sarapan: nasi merah, sayur bayam, tahu dan tempe
  2. Selingan atau camilan pagi: apel, edamame rebus, jeruk
  3. Makan siang: nasi merah, capcay ayam, papais ikan
  4. Selingan atau camilan sore: yoghurt rendah lemak, smoothie papaya
  5. Makan malam: nasi merah, sapo tahu, ayam bakar

 

Kalau dipikir-pikir, nikmat dan mudah juga ya menunya? Selain memperhatikan jenis makanan yang dianjurkan, penderita diabetes juga harus memperhatikan jumlah dan waktu makan. Jumlah makanan yang dikonsumsi sehari harus sesuai dengan kebutuhan energi dan zat gizi, frekuensi makan dalam sehari sebaiknya terdiri dari tiga kali makan utama dan dua kali makan selingan atau camilan. Jangan karena merasa makanannya sehat, jadi dikonsumsi secara berlebihan!


Selain mengatur pola makan, berolahraga secara teratur juga dapat membantu mengontrol kadar glukosa darah penderita diabetes mellitus. Untuk olahraga sendiri, biasanya juga disesuaikan dengan kondisi masing-masing orang. Karena itu, bila kamu, keluarga, atau temanmu berniat untuk meningkatkan kesehatan, jangan lupa untuk konsultasi lebih dulu ke dokter, ya!


Semangat hidup sehat!