Cara Membuat Seblak yang Lezat, Bisa Untuk Jualan

Bikin seblak memang gampang-gampang susah. Jika tidak paham cara membuat seblak yang lezat, hasilnya bisa jadi terlalu keras, atau malah kelembekan.

Di artikel ini, Dapur Umami akan membongkar rahasia bagaimana cara membuat seblak yang enak dan sedap ala rumahan. Saking enaknya, bahkan bisa langsung buat jualan kalau Mama mau.

Penasaran? Yuk, perhatikan caranya.


Tentukan Jenis Seblaknya

Hampir setiap mendengar kata seblak, yang terbayang di dalam pikiran orang adalah kerupuk basah. Memang ini tidak salah, tapi sebenarnya tidak selalu seblak terbuat dari bahan kerupuk.

Saat ini, orang semakin kreatif dalam memasak. Selain dengan kerupuk dari tepung tapioka, Mama juga bisa menggunakan bahan makaroni dari tepung terigu, tteokbokki dari tepung beras, dan lainnya.

Tinggal mana yang ingin Mama coba. Jika ingin membuat resep seblak sederhana, maka bahan kerupuk sudah cukup. Tetapi, kalau mau bikin resep seblak kekinian, Mama bisa mempertimbangkan makaroni atau tteokbokki.


Pilih Kondimennya

Bahan utama seblak adalah kerupuk, tapi kondimennya bisa berbeda-beda.

Kondimen adalah bahan-bahan pelengkap dalam sebuah sajian. Untuk bahan pelengkap seblak, salah satunya bisa berupa telur, suwiran ayam, udang, bakso, siomay, hingga mie instan dan kwetiau.

sumber: https://www.youtube.com/watch?v=W9uFsgHpRjU 


Sebelum membuat seblak, Mama perlu menentukan apa saja kondimen yang akan Mama pakai.

Jika buat jualan, maka cara ini sekaligus bisa bikin varian dengan harga yang berbeda-beda. Misal, seblak spesial dengan telur + sosis, seblak mantap dengan suwiran ayam goreng dan bakso. atau seblak lengkap dengan semua bahan.


Siapkan Bahan Sesuai Penggunaan

Persiapan bahan ini penting agar kerupuk seblak tidak keras.

Caranya, rendam kerupuk seblak dalam air hangat (sekitar 50-700) selama kurang lebih 20 menit. Cara ini akan membuat kerupuk lebih lembut dan mekar.

Jika Mama menggunakan kondimen tertentu, bahan tersebut juga perlu disiapkan terlebih dahulu.

Misal, jika menggunakan makaroni, maka makaroninya juga perlu perendaman selama 15-20 menit. Begitu juga jika menggunakan suwiran ayam kupas kulit, maka terlebih dahulu perlu memasak atau menggoreng ayam tersebut.


Gunakan Bumbu yang Sesuai

Bumbu dasar seblak Bandung benar-benar sederhana, hanya bawang merah, bawang putih, cabe, dan kencur. Tumis dengan minyak goreng yang tidak terlalu banyak.

sumber: https://unsplash.com/photos/YUIMwavk7AQ 


Kencur adalah bumbu khas seblak, karena itu tidak boleh terlewatkan. Namun, agar aroma dan rasanya tidak terlalu kuat sehingga bikin eneg dan mual, maka Mama perlu menyesuaikan jumlahnya.

Selain itu, bumbu seblak perlu menyesuaikan jenisnya. 

Misalnya:


  • tambahkan garam penyedap, kecap, seledri dan daun bawang untuk resep seblak kuah. 
  • masukkan saus tiram untuk membuat Seblak Basah.

Adapun untuk resep Seblak Pedas, maka tambahan cabe rawitnya perlu cukup banyak, antara 3-5 buah, atau disesuaikan sampai adonan habis.


Waktu Merebus Secukupnya

Setelah menumis bumbu dan menambahkan air, maka selanjutnya adalah campur semua bahan dan merebusnya.

Yang perlu Mama ingat, jangka waktu merebus bahan sebaiknya tidak lebih dari 10 menit. Tujuannya agar kerupuk tidak kelembekan dan malah menempel di dasar wajan.

Selain itu, jika Mama membuat seblak sayuran, pastikan untuk merebus dengan baking soda atau menumisnya terlebih dahulu sehingga lebih lunak.

Terakhir, untuk membuat seblak kuah, Mama bisa masukkan telur 3-5 menit sebelum mematikan api lalu aduk rata agar menyebar. Dengan demikian, kuahnya akan kental dan telurnya tetap matang.

Untuk percobaan, Mama bisa mengikuti Resep Seblak Makaroni Sayur yang bergizi seimbang dan sudah teruji di Dapur Umami.

Demikian rahasia cara membuat seblak yang lezat, enak dan layak jual. Mama bisa mencoba varian seblak yang berbeda sambil menyusun menu untuk kafe seblak Mama nantinya.