Artikel & Tips Kamu Tim Apa? Waffle untuk Sarapan atau Dessert?
Kamu Tim Apa? Waffle untuk Sarapan atau Dessert?

Kamu Tim Apa? Waffle untuk Sarapan atau Dessert?

08 Jun 2026, 13:06

Waffle jadi salah satu menu sarapan favorit. Tidak hanya sarapan, waffle juga jadi menu dessert yang paling dicari. Teksturnya yang empuk di dalam, renyah di luar, ditambah berbagai topping manis atau gurih, membuat waffle cocok dinikmati kapan saja. 

 

Di artikel ini, kita akan bahas mulai dari mengenal waffle, resep lengkapnya, sampai penyajiannya di berbagai belahan dunia. Yuk, simak!

 

Mengenal Waffle

Waffle adalah hidangan berbahan dasar adonan tepung yang dimasak menggunakan alat khusus bernama waffle maker. Ciri khas waffle ada pada bentuknya yang berpola kotak-kotak di permukaannya.

 

Adonan waffle biasanya terdiri dari tepung, telur, susu, gula, dan mentega. Saat dimasak di alat waffle, adonan akan matang dengan tekstur yang unik, renyah di luar tapi tetap lembut di dalam.

 

Waffle sering disajikan dengan berbagai topping, seperti madu, sirup maple, buah segar, whipped cream, hingga es krim. Bahkan, ada juga versi gurih dengan topping telur, ayam, atau keju.

 

Resep Waffle 

Berikut ini adalah resep waffle yang bisa kamu coba di rumah. Cocok untuk sarapan atau camilan santai bersama keluarga. 

 

Bahan-Bahan:

  • 250 gram tepung terigu
  • 2 butir telur
  • 300 ml susu cair
  • 50 gram gula pasir
  • 1 sdt baking powder
  • 1/2 sdt garam
  • 50 gram mentega (lelehkan)
  • 1/2 sdt vanili

 

Cara Membuat:

  1. Dalam wadah, campurkan tepung terigu, gula, baking powder, dan garam. Aduk hingga rata.
  2. Di wadah terpisah, kocok telur, susu, dan vanili hingga tercampur
  3. Tuang campuran cair ke dalam bahan kering, lalu aduk hingga merata. Pastikan tidak ada gumpalan.
  4. Masukkan mentega leleh ke dalam adonan, lalu aduk kembali hingga halus
  5. Olesi waffle maker dengan sedikit mentega agar tidak lengket, lalu panaskan
  6. Tuang adonan secukupnya ke dalam cetakan, lalu tutup dan masak hingga matang dan berwarna keemasan
  7. Angkat waffle dan sajikan dengan topping favorit seperti madu, buah, atau cokelat

 

Penyajian Waffle di Dunia

Meski bahan dasarnya hampir sama, cara penyajian dan topping waffle yang digunakan bisa sangat berbeda, menyesuaikan dengan budaya dan selera masyarakat setempat. Yuk, kenalan lebih jauh dengan bagaimana waffle disajikan di berbagai belahan dunia!

 

1. Belgia

Belgia dikenal sebagai negara asal waffle yang paling populer. Di sini, waffle bukan hanya sekadar makanan, tapi sudah menjadi bagian dari budaya kuliner.

 

Ada dua jenis waffle yang paling terkenal:

  • Brussels Waffle: Waffle ini berbentuk persegi panjang, teksturnya ringan, renyah di luar, dan empuk di dalam. Biasanya disajikan dengan taburan gula halus, whipped cream, atau buah segar seperti stroberi dan pisang.
  • Liège Waffle: Versi ini lebih padat dan manis karena menggunakan gula mutiara di dalam adonan. Saat dipanggang, gula akan meleleh dan sedikit karamellisasi di bagian luar, menciptakan rasa manis yang khas.

 

2. Amerika Serikat

 

2

 

Di Amerika Serikat, waffle menjadi salah satu menu sarapan klasik. Biasanya disajikan dengan mentega dan sirup maple yang manis.

 

Selain itu, ada juga kombinasi unik yang cukup populer, yaitu chicken & waffles. Hidangan ini memadukan waffle dengan ayam goreng crispy. Perpaduan rasa manis dan gurih ini justru jadi daya tarik tersendiri.

 

3. Jepang

Di Jepang, penyajian waffle lebih mengutamakan tampilan yang cantik dan rapi. Waffle sering disajikan dengan plating yang menarik, lengkap dengan buah segar, es krim, dan saus manis.

 

Selain itu, waffle di Jepang juga sering dibuat lebih ringan dan tidak terlalu manis, sehingga cocok dipadukan dengan berbagai topping tanpa terasa berlebihan. Ada juga waffle berbentuk unik atau mini waffle yang dijadikan camilan praktis.

 

4. Hong Kong

 

3

 

Di Hong Kong, waffle dikenal dengan sebutan egg waffle atau bubble waffle. Bentuknya sangat khas, terdiri dari bulatan-bulatan kecil yang menyatu seperti gelembung.

 

Untuk penyajiannya, egg waffle sering dipadukan dengan es krim, buah segar, atau saus cokelat sehingga tampilannya jadi lebih modern dan menarik.

 

5. Indonesia

Di Indonesia, waffle mulai populer dan banyak ditemukan di kafe, restoran, hingga dibuat sendiri di rumah. Penyajiannya cukup fleksibel, bisa disesuaikan dengan selera lokal.

 

Beberapa topping yang sering digunakan antara lain cokelat meses, keju parut, susu kental manis, dan pisang atau buah lainnya.

 

Dari Belgia hingga Indonesia, waffle terus berkembang dengan berbagai variasi penyajian yang menarik. Dengan bahan yang mudah ditemukan dan cara membuat yang praktis, kamu bisa menikmati waffle empuk dan renyah kapan saja di rumah.