Cek Fitur Ini di Aplikasi, Yuk!
Fitur ini hanya bisa diakses melalui aplikasi Dapur Umami. Download aplikasinya sekarang!
Penggemar jajanan tradisional pasti sudah tidak asing dengan pukis. Kue yang satu ini terkenal dengan teksturnya yang lembut, rasa manis yang pas, dan aroma harum yang khas.
Biasanya dijual hangat-hangat di pinggir jalan, pukis jadi camilan favorit banyak orang dari dulu sampai sekarang. Nah, kalau kamu penasaran bagaimana cara membuat pukis yang empuk dan mengembang, yuk simak artikel berikut!
Kue ini mudah dikenali dari bentuknya yang setengah lingkaran dengan tekstur lembut di dalam dan sedikit kecokelatan di bagian bawah. Biasanya, pukis disajikan hangat dengan berbagai topping seperti meses cokelat, keju, hingga kacang.
Seiring waktu, pukis berkembang menjadi jajanan khas yang mudah ditemukan di berbagai daerah di Indonesia, terutama di pasar tradisional hingga pedagang kaki lima. Bahkan sekarang, pukis juga banyak dijual di kafe atau toko kue dengan berbagai inovasi rasa dan tampilan.
Kalau ingin membuat pukis yang lembut, mengembang, dan harum seperti yang dijual di pinggir jalan, resep berikut ini bisa kamu coba di rumah.
Berikut ini tips agar pukis buatanmu lembut, wangi, dan enak seperti yang dijual di luar.
Gunakan ragi yang masih aktif, lalu campurkan dengan bahan yang suhunya hangat (bukan panas). Kalau ragi sudah tidak aktif, adonan tidak akan mengembang dan hasilnya jadi bantat.
Santan memberikan rasa gurih sekaligus membantu proses fermentasi. Pastikan santan dalam kondisi hangat suam-suam kuku agar ragi bisa bekerja dengan baik. Hindari santan yang terlalu panas karena bisa merusak ragi.
Jangan skip proses ini. Diamkan adonan selama 30–60 menit hingga mengembang. Fermentasi membuat adonan lebih ringan dan menghasilkan tekstur pukis yang empuk dan berongga.
Sebelum menuang adonan, pastikan cetakan sudah panas. Ini penting agar adonan langsung “set” saat dituang dan bisa mengembang dengan baik.
Isi cetakan sekitar 1/2 hingga 3/4 saja. Adonan akan mengembang saat dimasak, jadi beri ruang agar hasilnya tidak meluap dan tetap rapi.
Dari mengaduk adonan sampai melihat kue mengembang di cetakan, semuanya punya keseruan tersendiri yang bikin prosesnya terasa menyenangkan.
Kalau sudah terbiasa, kamu bisa coba berbagai variasi topping sesuai selera. Jadi, pukis yang dibuat di rumah juga bisa terasa lebih menarik dan tidak membosankan.