Cek Fitur Ini di Aplikasi, Yuk!
Fitur ini hanya bisa diakses melalui aplikasi Dapur Umami. Download aplikasinya sekarang!
Cream cheese adalah salah satu bahan yang sering digunakan dalam berbagai hidangan, terutama dessert seperti cheesecake, frosting, hingga isian roti. Teksturnya lembut dan rasanya creamy.
Dengan bahan yang cukup sederhana, kamu bisa membuat cream cheese homemade yang nggak kalah enak dari yang dijual di pasaran.
Di artikel ini, kita akan bahas lengkap mulai dari cara membuat, perbedaan dengan produk sejenis, kegunaan, hingga cara menyimpan cream cheese. Yuk, simak!
Membuat cream cheese homemade sebenarnya cukup mudah. Bahan utamanya hanya susu dan sedikit tambahan asam untuk memisahkan protein susu.
Meski sama-sama berbahan dasar susu, cream cheese sering dianggap mirip dengan beberapa produk lain. Padahal, masing-masing punya karakteristik yang berbeda, baik dari segi tekstur, rasa, maupun penggunaannya.
Keju biasa seperti cheddar atau edam memiliki tekstur yang lebih padat, bahkan cenderung keras. Rasanya juga lebih gurih dan asin. Keju jenis ini umumnya digunakan untuk masakan gurih seperti topping, isian, atau campuran dalam hidangan seperti pasta dan pizza.
Whipped cream memiliki tekstur yang sangat ringan dan lembut karena dikocok hingga mengembang. Rasanya cenderung manis dan sering digunakan sebagai topping untuk kue, minuman, atau dessert. Dibandingkan produk lain, whipped cream tidak padat dan lebih mudah meleleh.
Mascarpone memiliki tekstur yang sangat lembut dan creamy, hampir seperti krim kental. Rasanya ringan dan tidak terlalu kuat. Biasanya digunakan dalam dessert seperti tiramisu karena memberikan tekstur halus tanpa rasa yang terlalu dominan.
Cream cheese termasuk bahan yang cukup serbaguna di dapur. Rasanya yang creamy dengan sedikit asam membuatnya cocok digunakan untuk berbagai jenis hidangan, baik manis maupun gurih.
Dalam dessert, cream cheese sering dijadikan bahan utama untuk membuat cheesecake, frosting, hingga dessert box karena teksturnya yang lembut dan rasanya yang creamy.
Rasa sedikit asam dari cream cheese justru membantu menyeimbangkan rasa manis sehingga dessert tidak terasa terlalu enek.
Cream cheese juga praktis digunakan sebagai olesan roti untuk sarapan atau camilan. Teksturnya yang lembut membuatnya mudah dioles dan cocok dikombinasikan dengan berbagai bahan lain.
Misalnya, dipadukan dengan selai stroberi, madu, atau bahkan potongan buah segar seperti pisang dan blueberry. Selain enak, kombinasi ini juga membuat sarapan terasa lebih variatif dan tidak membosankan.
Tidak hanya untuk makanan manis, cream cheese juga bisa digunakan dalam masakan gurih. Salah satu yang cukup populer adalah untuk pasta atau hidangan berbasis krim.
Cream cheese bisa membuat saus menjadi lebih kental, creamy, dan kaya rasa tanpa perlu menambahkan terlalu banyak bahan lain. Selain itu, cream cheese juga digunakan dalam sup atau hidangan panggang.
Cream cheese juga sering digunakan sebagai topping untuk berbagai hidangan, baik manis maupun gurih. Misalnya untuk pancake, waffle, atau cake. Biasanya cream cheese akan dicampur dengan sedikit gula atau bahan lain agar rasanya seimbang.
Sebagai topping, cream cheese tidak hanya menambah rasa, tapi juga membuat tampilan makanan jadi lebih menarik dan menggugah selera.
Dalam tren minuman kekinian, cream cheese juga mulai banyak digunakan sebagai topping atau campuran. Contohnya pada cheese tea atau kopi creamy.
Cream cheese biasanya diolah menjadi foam yang lembut, lalu ditambahkan di atas minuman. Perpaduan rasa gurih dari cream cheese dan manis dari minuman menciptakan rasa yang unik dan berbeda dari minuman biasa.
Dengan berbagai kegunaannya, cream cheese bisa dibilang sebagai bahan yang cukup fleksibel di dapur. Tidak hanya terbatas pada dessert, tapi juga bisa digunakan dalam masakan gurih hingga minuman.
Selamat mencoba membuat cream cheese homemade di rumah. Bisa jadi stok andalan untuk berbagai kreasi masakanmu.