Artikel & Tips Mengenal Odading, Jajanan Khas Bandung
Mengenal Odading, Jajanan Khas Bandung

Mengenal Odading, Jajanan Khas Bandung

27 Apr 2026, 09:04

Kalau kamu pernah jalan-jalan ke Bandung, pasti tidak asing dengan jajanan yang satu ini, yaitu odading. Bentuknya terlihat seperti roti goreng biasa, rasanya manis gurih, dan teksturnya empuk di dalam dengan bagian luar yang sedikit renyah.

 

Beberapa tahun terakhir, odading bahkan sempat viral dan kembali populer di berbagai daerah. Banyak orang jadi penasaran dan ingin mencobanya. Yuk, kenalan lebih jauh dengan odading, mulai dari asal-usul, resep, hingga tips membuatnya!

 

Asal Usul Odading

Odading adalah jajanan tradisional khas Bandung yang terbuat dari adonan tepung terigu, gula, ragi, dan bahan sederhana lainnya, lalu digoreng hingga mengembang.

 

Nama “odading” memang terdengar unik dan cukup berbeda dari nama makanan lainnya. Konon, nama ini berasal dari ucapan seorang anak Belanda, yaitu “O dat ding” yang melihat jajanan ini karena teringat dengan kue sejenis di negaranya.

 

Ada juga yang mengatakan bahwa odading sudah ada sejak zaman kolonial Belanda dan merupakan adaptasi dari roti goreng ala Eropa yang kemudian disesuaikan dengan bahan dan selera lokal.

 

Sekilas, bentuknya mirip dengan roti goreng atau donat tanpa lubang, tapi biasanya dipotong berbentuk kotak atau persegi panjang. Bagian luarnya berwarna kecokelatan dengan taburan wijen di atasnya, sedangkan bagian dalamnya empuk dan sedikit berongga.

 

Resep Odading 

Kalau ingin menikmati odading hangat tanpa harus ke Bandung, kamu bisa membuatnya sendiri di rumah. Yuk, langsung coba resep odading empuk dan mengembang berikut ini!

 

Bahan-Bahan:

  • 250 gram tepung terigu protein sedang
  • 40 gram gula pasir
  • 1 sdt ragi instan
  • ½ sdt garam
  • 1 butir telur
  • 120 ml susu cair (atau air)
  • 30 gram margarin atau butter
  • Wijen secukupnya (untuk taburan)
  • Minyak goreng secukupnya

 

Cara Membuat:

  1. Dalam wadah, campurkan tepung terigu, gula pasir, dan ragi instan. Aduk hingga rata.
  2. Masukkan telur dan susu cair sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga adonan mulai menyatu
  3. Tambahkan margarin dan garam, lalu uleni kembali hingga adonan kalis dan elastis
  4. Tutup adonan dengan kain bersih, lalu diamkan selama 45–60 menit hingga mengembang dua kali lipat
  5. Kempiskan adonan, lalu pipihkan dan potong berbentuk kotak atau persegi panjang
  6. Taburkan wijen di atas adonan sambil ditekan sedikit agar menempel
  7. Diamkan kembali sekitar 10–15 menit agar adonan sedikit mengembang
  8. Panaskan minyak dalam jumlah cukup banyak, lalu goreng odading hingga mengembang dan berwarna kuning kecokelatan
  9. Angkat odading dan tiriskan agar tidak terlalu berminyak

 

Tips Membuat Odading di Rumah Mengembang dan Empuk

Biar odading buatanmu bisa empuk, mengembang, dan rasanya enak seperti yang dijual di luar, ada beberapa tips penting yang perlu diperhatikan.

 

1. Gunakan Ragi yang Masih Aktif

Ragi adalah kunci utama agar adonan bisa mengembang. Pastikan ragi yang digunakan masih aktif dan belum kedaluwarsa. Kalau ragi tidak aktif, adonan akan sulit mengembang dan hasil odading jadi padat.

 

2. Uleni Adonan Hingga Kalis

Proses menguleni adonan penting untuk membentuk tekstur yang empuk. Adonan yang kalis biasanya terasa halus, tidak lengket di tangan, dan bisa ditarik tanpa mudah putus. Semakin baik adonan diuleni, semakin bagus hasil tekstur odading nantinya.

 

3. Diamkan Adonan Sampai Mengembang

Setelah diuleni, adonan perlu didiamkan agar mengembang dua kali lipat. Proses ini disebut fermentasi. Jangan terburu-buru karena jika adonan belum cukup mengembang, hasil odading bisa kurang lembut.

 

4. Gunakan Minyak yang Cukup Banyak

Saat menggoreng, gunakan minyak yang cukup banyak agar odading bisa mengembang dengan sempurna dan tidak menempel di dasar wajan. Teknik ini juga membantu menghasilkan bentuk yang lebih cantik.

 

5. Pastikan Minyak Panas dengan Api yang Sedang

Minyak yang panas akan membuat adonan langsung mengembang saat digoreng. Jika minyak kurang panas, odading bisa menyerap terlalu banyak minyak dan jadi kurang enak.

 

Gunakan api yang sedang karena jika terlalu besar bisa membuat bagian luar cepat gosong, sedangkan bagian dalam belum matang. Gunakan api sedang agar matang merata.

 

6. Jangan Terlalu Sering Dibalik

Saat menggoreng, cukup balik odading sekali saja agar tidak menyerap minyak berlebihan dan bentuknya tetap bagus.

 

Dengan bahan yang sederhana dan langkah yang mudah diikuti, odading bisa jadi camilan favorit yang bisa kamu buat sendiri di rumah.

 

Kalau sudah berhasil, menikmati odading hangat dengan tekstur empuk dan rasa manis gurih pasti bikin puas. Yuk, cobain sendiri dan jadikan odading sebagai camilan santai di rumah.