Cek Fitur Ini di Aplikasi, Yuk!
Fitur ini hanya bisa diakses melalui aplikasi Dapur Umami. Buka aplikasinya sekarang!
Penulis: Aulia Rusdi, S.Gz, Dietisien
Minum teh merupakan kebiasaan yang sudah melekat dalam budaya masyarakat Indonesia, termasuk saat sahur dan berbuka puasa. Secara ilmiah, teh mengandung senyawa bioaktif seperti polifenol dan flavonoid yang berperan sebagai antioksidan dan dapat memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh. Konsumsi teh dalam jumlah dan waktu yang tepat dapat membantu memberikan efek menyegarkan, mendukung hidrasi, serta menjaga kebugaran selama menjalani puasa. Oleh karena itu, penting untuk memahami kandungan teh dan cara mengonsumsinya dengan bijak agar manfaatnya tetap optimal selama bulan Ramadan.
Teh berasal dari daun Camellia sinensis yang secara alami mengandung berbagai senyawa bioaktif, seperti polifenol dan flavonoid yang berperan sebagai antioksidan, serta kafein dan L-theanine yang memengaruhi sistem saraf. Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of the American Nutrition Association (2022), kombinasi senyawa tersebut dapat membantu melindungi sel tubuh dari stres oksidatif, mendukung fungsi kognitif seperti fokus dan kewaspadaan, serta berperan dalam metabolisme energi. Selain itu, interaksi antara kafein dan L-theanine diketahui memberikan sensasi segar dan rileks yang lebih seimbang setelah teh dikonsumsi.
Jadi, konsumsi teh dalam jumlah dan waktu yang tepat dapat membantu menyegarkan tubuh, mendukung konsentrasi, serta memberikan efek relaksasi ringan selama menjalani aktivitas, termasuk saat berpuasa.
Jika dikonsumsi dengan jumlah dan waktu yang tepat, teh dapat menjadi minuman pendamping sahur yang memberikan efek menyegarkan tanpa memberatkan pencernaan. Berikut beberapa manfaat minum teh saat sahur yang didukung oleh kajian ilmiah.
Kandungan kafein dalam teh dapat membantu meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi rasa kantuk, sehingga tubuh terasa lebih segar setelah bangun sahur.
Kombinasi kafein dan L-theanine pada teh diketahui dapat membantu meningkatkan fokus dan konsentrasi secara lebih stabil dibandingkan kafein saja.
Teh hangat dapat membantu memberikan rasa nyaman pada saluran cerna dan merangsang rasa rileks, terutama saat dikonsumsi di pagi hari.
Teh tanpa tambahan gula dapat menjadi variasi minuman rendah kalori yang tetap berkontribusi pada asupan cairan saat sahur.
Setelah seharian berpuasa, tubuh membutuhkan asupan cairan dan minuman yang ringan agar proses pemulihan berlangsung optimal. Teh dapat menjadi pilihan minuman berbuka jika dikonsumsi tanpa tambahan gula berlebihan.
Teh tanpa gula tetap berkontribusi pada pemenuhan kebutuhan cairan tubuh dan membantu mengembalikan hidrasi setelah tidak minum selama berjam-jam.
Kandungan L-theanine dalam teh dapat membantu memberikan efek menenangkan dan relaksasi ringan setelah aktivitas fisik dan mental sepanjang hari.
Minum teh hangat dapat membantu memberikan rasa nyaman pada saluran cerna dan mempersiapkan sistem pencernaan sebelum mengonsumsi makanan utama.
Kandungan antioksidan dan kafein dalam jumlah ringan pada teh dapat membantu mengurangi rasa lelah dan meningkatkan kewaspadaan tanpa memberikan efek terlalu stimulatif.
Baca Juga: Manfaat Chia Seed dan Cara Mengonsumsinya dengan Benar
Teh tanpa gula membantu menghindari asupan kalori dan gula tambahan yang tidak diperlukan, sehingga lebih aman untuk menjaga keseimbangan energi dan kadar gula darah.
Teh yang terlalu pekat mengandung kafein dan tanin lebih tinggi, yang dapat memicu rasa tidak nyaman pada lambung atau mengganggu penyerapan zat besi.
Pada sebagian orang, kafein dapat meningkatkan produksi asam lambung, sehingga sebaiknya dibatasi atau diganti dengan teh rendah kafein atau herbal.
Air putih tetap menjadi sumber hidrasi utama selama puasa, sementara teh sebaiknya dikonsumsi sebagai pelengkap, bukan pengganti air.
Lemon atau madu dapat memberikan rasa segar alami tanpa perlu gula berlebih, sekaligus menambah sedikit senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi tubuh.
Minum teh saat sahur dan berbuka puasa dapat memberikan manfaat bagi tubuh apabila dikonsumsi dengan cara dan jumlah yang tepat. Kandungan antioksidan serta senyawa alami dalam teh berperan dalam membantu menyegarkan tubuh, mendukung kenyamanan pencernaan, dan memberikan efek relaksasi setelah beraktivitas seharian.
Masih ragu memilih jenis minuman yang paling sesuai untuk sahur atau berbuka, atau ingin tahu batas konsumsi yang aman selama puasa? Yuk, tanyakan langsung ke NutriExpert dan dapatkan saran gizi yang tepat sesuai kebutuhanmu dan keluarga!