Cek Fitur Ini di Aplikasi, Yuk!
Fitur ini hanya bisa diakses melalui aplikasi Dapur Umami. Buka aplikasinya sekarang!
Penulis: Aulia Rusdi, S.Gz, Dietisien
Radang tenggorokan merupakan salah satu keluhan kesehatan yang cukup sering terjadi, termasuk saat menjalankan ibadah puasa. Kondisi ini biasanya ditandai dengan rasa nyeri saat menelan, tenggorokan terasa kering, hingga suara menjadi serak. Saat berpuasa, keluhan tersebut dapat terasa lebih tidak nyaman karena tubuh tidak mendapatkan asupan cairan selama beberapa jam.
Dari sisi kesehatan, radang tenggorokan umumnya berkaitan dengan infeksi ringan, iritasi, atau kondisi tenggorokan yang terlalu kering. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara mengatasinya agar aktivitas selama berpuasa tetap berjalan dengan nyaman.
Radang tenggorokan dapat disebabkan oleh berbagai faktor, baik karena infeksi maupun kondisi lingkungan sekitar.
Radang tenggorokan paling sering disebabkan oleh infeksi virus, seperti flu atau pilek, dan dalam beberapa kasus juga bisa disebabkan oleh bakteri. Infeksi ini dapat menyebabkan peradangan pada jaringan tenggorokan sehingga menimbulkan rasa sakit saat menelan.
Selama berpuasa, tubuh tidak mendapatkan asupan cairan selama beberapa jam sehingga tenggorokan dapat terasa lebih kering. Kondisi ini dapat memperparah rasa tidak nyaman pada tenggorokan.
Makanan yang terlalu pedas atau berminyak dapat memicu iritasi pada tenggorokan, terutama jika dikonsumsi saat berbuka atau sahur. Hal ini dapat membuat tenggorokan terasa perih atau gatal.
Debu, asap, dan polusi udara dapat mengiritasi saluran pernapasan, termasuk tenggorokan. Paparan ini dapat memicu peradangan atau memperparah keluhan radang tenggorokan.
Berbicara dalam waktu lama tanpa cukup minum dapat membuat tenggorokan menjadi kering dan mudah teriritasi. Kondisi ini dapat memperburuk gejala radang tenggorokan, terutama saat sedang berpuasa.
Baca Juga: Mengenal Makanan AntiInflamasi untuk Bantu Redakan Peradangan
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membantu meredakan radang tenggorokan saat menjalankan puasa, antara lain:
Memenuhi kebutuhan cairan saat sahur dan setelah berbuka dapat membantu menjaga tenggorokan tetap lembap. Hal ini juga membantu mencegah tenggorokan menjadi terlalu kering selama berpuasa.
Makanan atau minuman hangat dapat memberikan rasa nyaman pada tenggorokan yang sedang meradang. Selain itu, suhu hangat juga dapat membantu meredakan rasa kering pada tenggorokan.
Makanan pedas dan berminyak dapat memicu iritasi pada tenggorokan. Mengurangi konsumsi makanan tersebut dapat membantu mempercepat proses pemulihan.
Istirahat yang cukup membantu tubuh memperbaiki jaringan yang mengalami peradangan. Dengan istirahat yang baik, sistem kekebalan tubuh juga dapat bekerja lebih optimal.
Berbicara terlalu lama atau berteriak dapat memperparah iritasi pada tenggorokan. Mengurangi aktivitas tersebut dapat membantu tenggorokan pulih lebih cepat.
Selain menjaga pola makan dan istirahat, beberapa cara alami juga dapat membantu meredakan radang tenggorokan saat puasa.
Air hangat dengan tambahan madu dapat membantu menenangkan tenggorokan yang terasa kering atau iritasi. Madu juga dikenal memiliki sifat alami yang dapat membantu meredakan rasa tidak nyaman pada tenggorokan.
Sup hangat dapat membantu memberikan rasa nyaman pada tenggorokan sekaligus membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh setelah berpuasa.
Buah seperti jeruk, jambu biji, atau kiwi mengandung vitamin C yang berperan dalam mendukung daya tahan tubuh. Asupan ini dapat membantu tubuh melawan infeksi yang memicu radang tenggorokan.
Berkumur dengan air garam hangat dapat membantu membersihkan tenggorokan dan mengurangi iritasi. Cara ini biasanya dilakukan saat malam hari atau setelah berbuka.
Meskipun radang tenggorokan umumnya dapat membaik dengan sendirinya, ada beberapa kondisi yang perlu diwaspadai. Sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter jika radang tenggorokan berlangsung lebih dari beberapa hari, nyeri saat menelan semakin parah, atau disertai demam tinggi. Selain itu, jika muncul keluhan seperti kesulitan menelan atau bernapas, pemeriksaan medis perlu segera dilakukan.
Radang tenggorokan saat puasa dapat menyebabkan rasa tidak nyaman, terutama karena tenggorokan menjadi lebih kering selama tidak minum. Kondisi ini dapat diatasi dengan menjaga asupan cairan saat sahur dan berbuka, mengonsumsi makanan hangat, serta menghindari makanan yang dapat memperparah iritasi. Jika gejala tidak membaik atau semakin parah, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga medis untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Masih punya pertanyaan seputar kesehatan atau pola makan selama puasa? Yuk, tanyakan langsung melalui Tanya NutriExpert untuk mendapatkan informasi dan tips gizi yang lebih tepat sesuai kebutuhanmu.