Cek Fitur Ini di Aplikasi, Yuk!
Fitur ini hanya bisa diakses melalui aplikasi Dapur Umami. Buka aplikasinya sekarang!
Penulis: Aulia Rusdi, S.Gz, Dietisien
Penderita diabetes perlu lebih cermat memilih makanan karena asupan yang kurang tepat bisa membuat kadar gula darah naik dan memicu komplikasi. Beberapa jenis makanan ternyata dapat memperburuk kondisi bila dikonsumsi terlalu sering. Nah, agar kamu bisa lebih bijak dalam memilih, yuk simak makanan apa saja yang sebaiknya dihindari oleh penderita diabetes!
Baca Juga: Mengenal Tipe-Tipe Diabetes, Termasuk Jenis Baru Diabetes Tipe 5
Sebelum membahas daftar secara rinci, penting untuk memahami bahwa menjaga kadar gula darah tetap stabil bukan hanya soal mengukur gula dalam darah, tetapi juga tentang memilih makanan yang tepat dan menghindari yang bisa memicu lonjakan gula secara tiba-tiba.
Minuman dan makanan dengan gula tambahan seperti soda, jus buah ber-gula tinggi, kue manis, atau permen dapat dengan cepat menaikkan kadar gula darah karena penyerapan yang cepat serta sedikitnya kandungan serat yang memperlambat proses tersebut. Studi terkini The MBJ (2023), menunjukkan bahwa konsumsi minuman bergula (sugar-sweetened beverages) secara rutin berhubungan dengan peningkatan risiko diabetes tipe 2 dan penyakit jantung. Untuk itu, bagi penderita diabetes sebaiknya lebih cermat dan mengganti minuman manis dengan air putih, teh tawar, atau infused-water tanpa tambahan gula.
Produk berbahan tepung putih seperti roti tawar, pastry manis, donat, dan croissant biasanya memiliki indeks glikemik tinggi. Dalam The Nutrition Source menjelaskan bahwa, makanan jenis ini lebih cepat memecah menjadi gula darah setelah makan karena proses pengolahan yang menghilangkan sebagian besar serat dan kandungan gizinya. Sehingga, bagi tubuh diabetesi akan lebih sulit menjaga gula darah setelah makan jenis makanan ini. Sehingga, disarankan memilih roti gandum utuh atau produk dengan serat tinggi sebagai alternatif.
Nasi putih adalah makanan pokok bagi banyak orang, namun bagi penderita diabetes, nasi putih sering kali menjadi tantangan karena kandungan karbohidratnya yang cepat diubah menjadi gula darah dan indeks glikemiknya yang cukup tinggi. Jika tetap ingin makan nasi putih, sebaiknya kontrol porsinya dan padukan dengan sayur-buah, protein tanpa lemak, dan mungkin pilih pengganti seperti nasi merah atau nasi campuran agar kenaikan gula darah tidak terlalu tajam.
Tidak semua jenis mi atau pasta berdampak sama terhadap gula darah. Pasta yang terbuat dari gandum durum atau biji-bijian utuh cenderung dicerna lebih lambat, sehingga kadar gula darah naik lebih perlahan dibanding nasi putih atau roti putih. Namun, penderita diabetes tetap perlu membatasi porsinya dan memilih saus rendah gula serta rendah lemak agar efeknya tetap aman bagi kadar gula darah.
Kentang dalam bentuk goreng (kentang goreng, keripik kentang) dan makanan tinggi lemak jenuh seperti gorengan besar atau daging olahan, bisa sangat cepat menaikkan gula darah dan menambah beban lemak yang bisa memperburuk resistensi insulin. Studi dalam Iran J Public Health (2018), menjelaskan juga pengolahan dengan digoreng lebih memperparah efeknya. Sebagai gantinya, pilih kentang direbus atau dikukus, atau gantikan dengan ubi jalar yang memiliki indeks glikemik lebih rendah.
Meskipun buah sangat dianjurkan untuk kesehatan, sebagian buah yang matang atau jenis tertentu memiliki gula alami yang cukup tinggi dan dapat menaikkan gula darah lebih cepat, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah besar atau sebagai jus tanpa serat. Untuk penderita diabetes, pilih buah dengan indeks glikemik lebih rendah seperti jambu biji atau apel, dan konsumsi dalam porsi terkendali serta lebih baik utuh daripada diolah menjadi jus. Sementara itu, buah seperti durian, mangga matang, pisang ambon, nanas, semangka, dan anggur sebaiknya dibatasi karena kandungan gulanya cukup tinggi dan dapat memicu lonjakan gula darah bila dimakan berlebihan.
Meskipun susu dan yogurt alami punya banyak gizi baik seperti protein dan kalsium, banyak produk yogurt rasa atau buah yang sudah ditambahkan gula cukup banyak. Studi menunjukkan bahwa yogurt manis bisa beri tambahan gula tersembunyi yang membebani kontrol gula darah. Untuk penderita diabetes, pilih yogurt plain tanpa gula tambahan atau yogurt Greek, dan jika ingin rasa buah, tambahkan buah segar sendiri.
Dengan mengenali dan membatasi makanan yang dapat memicu lonjakan gula darah, penderita diabetes dapat menjaga kadar gula tetap stabil serta mencegah komplikasi jangka panjang. Pilihan menu yang seimbang dan pengolahan yang tepat akan membantu kamu tetap bisa menikmati hidangan lezat tanpa rasa khawatir.
Kalau kamu masih ragu atau ingin tahu lebih dalam tentang pilihan makanan yang sesuai kondisi tubuhmu, yuk tanya langsung ke NutriExpert di Dapur Umami!
Dan jangan lupa, unduh aplikasi Dapur Umami di Play Store dan App Store untuk dapatkan inspirasi resep sehat, lezat, dan bergizi setiap hari.