Cek Fitur Ini di Aplikasi, Yuk!
Fitur ini hanya bisa diakses melalui aplikasi Dapur Umami. Buka aplikasinya sekarang!
Penulis: Aulia Rusdi, S.Gz, Dietisien.
Mengapa bulking tidak cukup hanya dengan makan dalam jumlah banyak? Bulking merupakan fase peningkatan massa otot yang membutuhkan surplus energi, yaitu asupan kalori lebih tinggi dari kebutuhan harian, serta didukung oleh protein yang cukup untuk pembentukan dan perbaikan jaringan otot. Berdasarkan penelitian di bidang gizi olahraga, kualitas makanan dan keseimbangan asupan sangat menentukan keberhasilan bulking agar berat badan yang naik lebih didominasi oleh massa otot, bukan lemak.
Oleh karena itu, pemilihan makanan tinggi kalori dan protein yang tepat menjadi kunci agar proses bulking berjalan optimal dan tetap sehat. Yuk, cari tahu makanan apa saja yang bisa mendukung proses bulking secara optimal.
Saat menjalani bulking, tubuh membutuhkan asupan gizi yang seimbang untuk mendukung peningkatan massa otot secara optimal. Kalori berperan sebagai sumber energi utama yang harus berada dalam kondisi surplus agar tubuh memiliki “bahan bakar” cukup untuk pertumbuhan. Protein dibutuhkan untuk membantu pembentukan dan perbaikan jaringan otot, sementara karbohidrat berfungsi menjaga performa latihan serta mengisi kembali cadangan energi. Lemak juga tetap diperlukan dalam jumlah cukup untuk mendukung fungsi hormon dan proses pemulihan tubuh secara keseluruhan.
Untuk mencapai surplus energi saat bulking, pemilihan makanan tinggi kalori perlu dilakukan secara cermat agar tetap mendukung kebutuhan gizi harian. Berikut beberapa pilihan makanan yang tinggi energi dan tetap berkualitas.
Nasi, kentang, dan oatmeal merupakan sumber karbohidrat kompleks yang menjadi energi utama bagi tubuh. Asupan ini membantu menjaga cadangan energi otot sehingga protein dapat digunakan untuk pembentukan otot, bukan sebagai sumber energi.
Alpukat mengandung lemak tak jenuh yang tinggi kalori dan baik untuk kesehatan. Lemak sehat ini membantu meningkatkan asupan energi tanpa meningkatkan risiko lemak jenuh berlebih.
Kacang-kacangan seperti almond, kacang tanah, dan kacang mete kaya akan kalori dan lemak sehat. Konsumsi secara rutin dapat membantu memenuhi kebutuhan energi harian dengan cara yang praktis.
Susu full cream, keju, dan yoghurt mengandung protein dan kalori yang cukup tinggi. Kandungan ini membantu mendukung pembentukan otot sekaligus memenuhi kebutuhan energi saat bulking.
Baca Juga: 15 Makanan Superfood dan Manfaatnya untuk Tubuh!
Selain kalori, asupan protein juga memegang peran penting dalam proses bulking karena berfungsi sebagai bahan utama pembentukan otot. Berikut beberapa sumber protein yang dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi harian.
Dada ayam merupakan sumber protein tinggi dengan kandungan lemak yang relatif rendah. Protein di dalamnya membantu proses pembentukan dan perbaikan jaringan otot secara optimal.
Telur mengandung protein lengkap dengan asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh. Selain itu, telur juga menyediakan vitamin dan mineral yang mendukung proses pertumbuhan otot.
Daging sapi kaya akan protein serta zat besi yang berperan dalam pembentukan sel darah merah. Kandungan ini membantu meningkatkan suplai oksigen ke otot sehingga mendukung performa dan pertumbuhan.
Ikan seperti salmon dan tuna mengandung protein berkualitas tinggi serta lemak sehat omega-3. Lemak ini berperan dalam mengurangi peradangan dan membantu pemulihan otot setelah latihan.
Tahu dan tempe merupakan sumber protein nabati yang terjangkau dan mudah dikonsumsi. Selain protein, keduanya juga mengandung serat dan zat gizi lain yang mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Pemilihan makanan yang tepat saat bulking berperan penting dalam memastikan peningkatan massa otot terjadi secara optimal tanpa disertai penambahan lemak berlebih. Asupan gizi yang seimbang membantu tubuh mendapatkan energi yang cukup untuk latihan sekaligus menyediakan bahan baku untuk pembentukan otot. Selain itu, kecukupan gizi juga mendukung proses pemulihan tubuh sehingga performa tetap terjaga dan risiko cedera dapat diminimalkan.
Makanan untuk bulking harus mengandung kalori dan protein yang cukup untuk mendukung pertumbuhan otot. Dengan memilih makanan yang tepat dan menjaga pola makan seimbang, proses bulking dapat berjalan lebih efektif dan sehat. Jika masih punya pertanyaan seputar gizi atau ingin tahu pola makan yang sesuai dengan kebutuhanmu, yuk tanyakan langsung di NutriExpert!