Cek Fitur Ini di Aplikasi, Yuk!
Fitur ini hanya bisa diakses melalui aplikasi Dapur Umami. Buka aplikasinya sekarang!
Penulis: Azzahra Ilka Aulia
Pernah nggak sih kamu kebanyakan masak nasi, lalu bingung sisa nasinya mau diapain? Akhirnya cuma dibiarkan sampai keras, lalu masuk tempat sampah.
Padahal, nasi sisa itu bisa diolah jadi berbagai makanan enak dan praktis. Selain hemat, ini juga jadi salah satu cara keren buat mengurangi food waste.
Nah, buat kamu yang sering punya sisa nasi di rumah, yuk intip berbagai inspirasi resep olahan nasi sisa dari Dapur Umami yang nggak cuma lezat, tapi juga gampang dibuat.
Sebelum buru-buru membuang nasi sisa, coba pikir lagi, ternyata memanfaatkannya punya banyak manfaat. Selain bikin dapur lebih hemat, kamu juga ikut menjaga lingkungan dan bisa menciptakan menu baru yang nggak kalah lezat.
Kamu tahu nggak? Nasi termasuk salah satu makanan yang paling sering dibuang, padahal pembuatannya butuh banyak sumber daya, dari air, tenaga, sampai lahan.
Gerakan Too Good To Waste dari Dapur Umami hadir untuk mengajak kita lebih bijak dalam mengelola bahan makanan, termasuk nasi sisa.
Dengan memanfaatkan nasi sisa, kamu sudah ikut berkontribusi menjaga lingkungan. Bayangin kalau satu rumah aja hemat nasi tiap hari, bisa berapa ton beras yang terselamatkan dalam setahun?
Selain ramah lingkungan, manfaat lain yang nggak kalah penting adalah hemat. Nggak perlu keluar uang tambahan buat masak menu baru karena nasi sisa bisa disulap jadi sajian menarik. Tinggal tambahkan bahan-bahan seadanya di kulkas, hidangan baru siap tersaji.
Nasi sisa punya tekstur yang cocok untuk dimasak ulang. Dibandingkan nasi baru yang masih lembek dan beruap, nasi sisa cenderung lebih kering sehingga pas untuk digoreng, dibakar, atau dibentuk jadi bola-bola nasi.
Sebelum mulai berkreasi dengan nasi sisa, pastikan cara menyimpan nasi sudah benar agar tidak membahayakan kesehatan.
Sebelum disimpan, biarkan nasi sisa dingin di suhu ruang (tapi jangan terlalu lama, maksimal 2 jam saja). Menyimpan nasi yang masih panas bisa memicu pertumbuhan bakteri karena uap air terperangkap di wadah.
Pindahkan nasi ke dalam wadah tertutup yang bersih dan kedap udara. Ini penting agar nasi tidak menyerap bau dari makanan lain di kulkas dan tidak terkontaminasi bakteri.
Nasi sisa sebaiknya langsung masuk kulkas jika tidak akan segera dikonsumsi. Di dalam kulkas, nasi bisa tahan hingga 2–3 hari. Jangan simpan lebih dari itu karena kualitas dan keamanannya sudah menurun.
Kalau nasi disimpan terus-menerus dalam magic jar seharian, teksturnya bisa kering atau justru cepat basi. Lebih baik simpan di kulkas jika ingin disimpan lebih lama.
Nasi sisa memang bisa diolah jadi menu baru yang lezat. Tapi hati-hati, jangan asal makan. Kalau nasi sudah menunjukkan tanda-tanda berikut, sebaiknya langsung dibuang saja.
Siapa bilang nasi sisa tidak bisa jadi makanan enak? Daripada dibuang, yuk sulap nasi sisa jadi sajian yang lezat. Berikut ini beberapa inspirasi olahan nasi sisa yang bisa kamu coba di rumah.
Nasi sisa paling cocok diolah jadi nasi goreng. Tekstur nasi yang lebih kering justru bikin hasilnya lebih enak dan tidak lembek. Selain bikin perut kenyang, nasi goreng dari nasi sisa juga jadi bentuk nyata dari aksi anti food waste.
Kalau kamu mau yang lebih praktis, coba ikuti resep Nasi Goreng Spesial ala Sajiku® dari Dapur Umami. Cuma butuh waktu sekitar 10 menit, dan rasanya nggak kalah dengan nasi goreng restoran.
Lagi pengen bikin camilan yang beda dari biasanya? Yuk, kenalan dengan arancini, bola nasi goreng khas Italia. Di balik tampilannya yang crispy, tersembunyi rasa gurih dan keju lumer yang bikin nagih.
Campur nasi sisa dengan keju parut (bisa mozzarella atau quick melt), isian seperti daging cincang atau sosis, dan sedikit tepung. Bentuk jadi bola-bola kecil, celupkan ke kocokan telur, balur dengan tepung roti, lalu goreng sampai renyah keemasan.
Siapa sangka nasi sisa bisa naik kelas jadi menu istimewa seperti nasi bakar? Aromanya yang khas dari daun pisang yang dibakar, berpadu dengan isian berbumbu gurih, dijamin bikin siapa pun langsung lapar.
Kalau mau versi yang lebih praktis, kamu juga bisa coba Nasi Bakar Teriyaki ala SAORI®. Tips untuk membuat nasi bakar ini adalah pilih nasi sisa yang masih pulen (tidak terlalu kering atau keras) agar hasil akhirnya lembut dan menyatu dengan bumbu.
Nasi sisa bisa jadi camilan, seperti kerupuk atau rengginang mini. Haluskan nasi sisa, bumbu dengan garam, bawang putih halus, dan kaldu bubuk, bentuk bulat pipih, lalu jemur hingga kering. Simpan atau goreng langsung jadi camilan gurih.
Setelah kering, goreng dalam minyak panas hingga mengembang dan berwarna keemasan. Hasilnya? Camilan jadul yang enak, gurih, dan tahan lama. Cocok buat teman nonton, sajian saat kumpul keluarga, atau jadi stok cemilan homemade di rumah.
Nasi sisa di rumah bisa disulap jadi camilan atau bekal menarik, salah satunya adalah nasi kepal. Menu ini cocok untuk bekal anak ke sekolah, piknik bersama keluarga, atau camilan di rumah.
Kalau ingin kreasi yang lebih kekinian dan bercita rasa khas Korea, kamu bisa coba resep Nasi Kepal Korea ala Sajiku® dari Dapur Umami. Rasanya gurih, tampilan menarik, dan dijamin bikin nagih.
Nasi sisa bisa diolah jadi bubur sarapan yang lembut dan mengenyangkan. Cukup rebus nasi dengan air dan sedikit santan atau kaldu ayam hingga teksturnya lunak. Tambahkan topping, seperti suwiran ayam, daun bawang, bawang goreng, dan kecap untuk rasa yang lebih lengkap.
Cocok disantap saat cuaca dingin atau ketika badan kurang fit. Sebagai variasi, coba juga resep Bubur Sayur Ala Masako® yang menggunakan nasi matang dan sayuran, praktis dan tetap lezat!
Daripada menambah tumpukan sampah makanan, lebih baik kita ubah nasi sisa jadi sajian baru yang tetap lezat dan menggoda. Dengan sedikit kreativitas dan bahan dapur yang ada, kamu bisa membuat hidangan baru yang tak kalah nikmat dari makanan segar.
Bahkan, dengan memanfaatkan nasi sisa, kamu sudah membantu mengurangi food waste, menghemat pengeluaran belanja, dan mendapat menu baru tanpa harus mulai dari nol.
Jadi, yuk mulai sekarang jangan langsung buang nasi sisa. Simpan dengan baik, lalu kreasikan jadi masakan nikmat dengan inspirasi dari Dapur Umami. Temukan lebih banyak resep kreatif dan tips dapur praktis lainnya di Dapur Umami.