Cek Fitur Ini di Aplikasi, Yuk!
Fitur ini hanya bisa diakses melalui aplikasi Dapur Umami. Buka aplikasinya sekarang!
Penulis: Aulia Rusdi, S.Gz, Dietisien
Sayuran merupakan sumber utama vitamin dan mineral, tetapi proses memasaknya yang salah seperti mencuci terlalu lama atau memasak dengan air berlebih bisa membuat kandungan gizinya hilang. Perlu cermat memilih cara memasak untuk menjaga kandungannya tetap optimal, mulai dari metode hingga durasi pemasakan. Ini dia trik sederhana agar sayuran tetap lezat dan penuh gizi.
Mencuci sayuran dalam kondisi masih utuh membantu mencegah vitamin B dan C yang mudah larut dalam air ikut hilang. Setelah sayuran dibersihkan, baru sayur dipotong sesuai kebutuhan dengan cara ini terbukti lebih efektif dalam menjaga kandungan gizinya. Food Safety Institute juga menjelaskan bahwa vitamin larut air seperti vitamin C dan B kompleks rentan terhadap oksidasi ketika permukaan sayuran terpapar oksigen lebih luas akibat pemotongan awal. Jadi, mencuci sayuran saat masih utuh akan efektif mengurangi hilangnya kandungan gizi pada sayuran.
Vitamin C dan B termasuk jenis gizi yang larut dalam air dan mudah rusak oleh suhu tinggi. Itulah sebabnya, proses merebus sayuran dalam banyak air bisa menyebabkan sebagian besar gizinya larut dan hilang, terutama jika air tersebut dibuang. Untuk menjaga gizi tetap utuh, memasak dengan sedikit air seperti mengukus atau menumis ringan menjadi pilihan yang lebih bijak. Selain mempertahankan kandungan gizinya, teknik ini juga membantu menjaga warna alami dan kerenyahan sayuran, sehingga tampilannya pun lebih menggugah selera.
Memilih cara memasak yang sesuai ternyata berpengaruh besar terhadap kualitas gizi dalam sayuran. Beberapa metode yang melibatkan suhu tinggi dan air berlebih, seperti merebus, bisa mempercepat kerusakan vitamin yang sensitif, terutama vitamin C dan B. Sebagai alternatif, metode seperti mengukus atau menumis cepat terbukti lebih mampu mempertahankan gizi karena waktu pemasakan lebih singkat dan tidak banyak melibatkan air. Menariknya, metode ini juga menghasilkan tekstur yang lebih baik serta rasa yang lebih segar dan cocok untuk disajikan sebagai menu sehat sehari-hari.
Semakin lama sayuran dimasak, semakin besar risiko hilangnya kandungan gizi, terutama vitamin C dan B yang sensitif terhadap panas. Karena itu, memasak dalam waktu singkat menjadi salah satu cara terbaik untuk menjaga gizinya tetap utuh. Studi dari Food Sci Biotechnol menunjukkan bahwa metode seperti menumis cepat atau mengukus sebentar lebih efektif dalam mempertahankan kadar vitamin dibandingkan dengan memasak terlalu lama.
Baca Juga: Mengolah Sayur Sehat: Tips Praktis untuk Mempertahankan Nutrisi
Sebagian besar gizi dan serat dalam sayuran ternyata banyak terdapat tepat di bawah kulitnya. Karena itu, jika kondisi sayur masih segar dan bersih, sebaiknya tidak perlu dikupas. Sayuran seperti kentang, wortel, dan mentimun misalnya, bisa langsung diolah setelah dicuci bersih menggunakan sikat khusus. Mengupas kulit justru bisa mengurangi asupan vitamin, mineral, dan senyawa antioksidan yang penting bagi tubuh.
Studi dalam Evid Based Complement Alternat Med juga menyebutkan bahwa kulit sayuran mengandung konsentrasi antioksidan lebih tinggi dibanding bagian dalamnya. Jadi, jika kondisi sayuran masih segar dan bersih, cukup cuci menggunakan sikat sayur dan biarkan kulitnya tetap menempel untuk menjaga gizi secara optimal.
Saat sayuran direbus, sebagian gizinya seperti vitamin B kompleks dan vitamin C akan larut ke dalam air. Jika air rebusan ini langsung dibuang, maka kandungan gizi tersebut ikut terbuang sia-sia. Oleh karena itu, sebaiknya manfaatkan air sisa rebusan sebagai bahan dasar kaldu, sup, atau saus. Studi dari Foods menunjukkan bahwa air rebusan sayur mengandung berbagai senyawa bioaktif, seperti antioksidan dan vitamin larut air, yang masih memiliki nilai gizi signifikan. Cara ini tidak hanya membantu menjaga asupan gizi, tapi juga mengurangi limbah dapur secara praktis.
Dengan menerapkan keenam cara memasak ini dari mencuci hingga memilih metode yang tepat kamu bisa menjaga kandungan gizi dalam sayuran tetap maksimal tanpa mengorbankan cita rasa. Setiap langkah kecil di dapur ternyata berpengaruh besar terhadap kualitas makanan yang kamu sajikan untuk keluarga.
Kalau masih bingung memilih metode yang paling cocok atau ingin tahu tips memasak lainnya, yuk konsultasikan langsung lewat Tanya NutriExpert di Dapur Umami!