Artikel & Tips Sering Disangka Sama, Ini Perbedaan Americano dan Long Black
Sering Disangka Sama, Ini Perbedaan Americano dan Long Black

Sering Disangka Sama, Ini Perbedaan Americano dan Long Black

26 Dec 2025, 09:12

Penulis: Azzahra Ilka Aulia

 

Banyak orang mengira kedua minuman ini identik karena sama-sama berupa kopi hitam berbasis espresso dan air panas. Namun kalau ditelusuri lebih dalam, Americano dan Long Black sebenarnya punya karakter yang jauh dari kata mirip.

 

Keduanya berbeda dari cara membuat, intensitas rasa, berbeda aroma, sampai pengalaman minumnya juga terasa berbeda. Nah, supaya tidak bingung lagi atau salah pesan waktu nongkrong di coffee shop, yuk kita bahas tuntas perbedaannya satu per satu.

 

Apa itu Americano?

Americano adalah minuman kopi yang dibuat dengan cara menambahkan air panas ke dalam satu atau dua shot espresso. Bahasa sederhananya, espresso terlebih dulu, baru air panas. Metode ini membuat rasa kopi jadi lebih ringan, lebih smooth, dan tidak terlalu intens. 

 

Banyak yang bilang Americano terasa seperti versi modern dari kopi tubruk, tapi lebih bersih, tidak ada ampas, dan tetap punya karakter espresso yang khas. 

 

Americano juga cocok diminum dingin (iced americano) karena ketika ditambah es, rasa segarnya makin terasa tanpa kehilangan karakter dasar espressonya.

 

Apa itu Long Black?

Long Black adalah minuman kopi yang dibuat dengan cara membalik proses Americano, yaitu air panas dulu, baru espresso dituangkan di atasnya. 

 

Espresso yang jatuh di permukaan air membuat lapisan crema khas espresso akan tetap berada di atas. Ini membuat Long Black terasa lebih tebal, aromanya lebih kuat, dan rasanya lebih intens.

 

Crema adalah lapisan busa lembut berwarna cokelat keemasan yang muncul di permukaan espresso. Crema yang terjaga ini adalah kunci utama karakter Long Black. Lapisan tipis ini menjadi penyumbang aroma, kompleksitas, dan sensasi rasa yang lebih bold dibandingkan Americano.

 

Asal-Usul Americano dan Long Black

Long Black lebih identik dengan budaya kopi Australia dan Selandia Baru. Barista di wilayah tersebut sudah lama menggunakan teknik espresso-over-water untuk menciptakan minuman kopi hitam yang kuat namun tetap beraroma kaya. Long Black kemudian menyebar dan menjadi bagian dari budaya “third wave coffee” di seluruh dunia.

 

Americano muncul pada masa Perang Dunia II. Tentara Amerika yang bertugas di Eropa merasa espresso Italia terlalu kuat bagi lidah mereka. Untuk menyesuaikan selera, mereka menambahkan air panas ke espresso agar rasanya mendekati kopi hitam yang biasa mereka minum di rumah. 

 

Baca Juga: Penikmat Kopi Wajib Tahu, Ini Beda Robusta dan Arabika

 

Perbedaan Americano dan Long Black

Walaupun bahan dasarnya sama, cara membuatnya berbeda, dan hasil akhirnya pun sangat kontras. Berikut perbedaannya secara lengkap.

 

1. Bahan Dasar

Sama-sama menggunakan dua komponen utama, yaitu espresso (1–2 shot) dan air panas Namun jumlah air bisa berbeda, Americano biasanya menggunakan lebih banyak air. Long Black memakai air lebih sedikit sehingga rasanya lebih concentrated.

 

2. Cara Pembuatan

Ini poin yang paling membedakan karakter minuman ini.

 

  • Americano: Espresso lalu air panas

Espresso ditarik lebih dulu, kemudian air panas dituang perlahan ke cangkir berisi espresso.

 

  • Long Black: Air panas lalu espresso

Di sini, air panas disiapkan di cangkir, lalu espresso dituang langsung di atas permukaan air.

 

3. Intensitas 

Americano terasa lebih ringan dan tidak terlalu intens karena jumlah airnya cenderung lebih banyak dan metode pembuatannya membuat rasa espresso lebih “menyatu” dengan air.

 

Sementara itu, Long Black terasa jauh lebih pekat, lebih kuat, dan lebih intens. Body-nya juga cenderung lebih tebal sehingga cocok untuk kamu yang suka kopi dengan karakter tegas.

 

3. Aroma dan Crema

Americano hampir tidak memiliki crema karena air panas menghancurkan lapisan tersebut saat dituang. Aromanya pun jadi lebih lembut. Sementara itu, Long Black memiliki crema yang tetap berada di atas permukaan, menghasilkan aroma lebih harum dan kompleks.

 

4. Rasa Akhir

Rasa akhir Americano cenderung smooth, bersih, dan tidak terlalu membekas di lidah. Cocok untuk dinikmati santai, terutama bagi orang yang ingin kopi hitam tanpa rasa terlalu tajam.

 

Long Black punya aftertaste lebih panjang dan lebih bold. Prosesnya yang menjaga crema membuat sensasi rasa terasa lebih hidup dan kompleks.

 

Walaupun sama-sama berbasis espresso dan air, Americano dan Long Black punya karakter yang sangat berbeda. Perbedaan utama terletak pada teknik penyeduhan, yaitu Americano menambahkan air setelah espresso, sedangkan Long Black menuang espresso ke atas air panas. 

 

Jadi, kalau kamu ingin kopi yang lebih smooth dan ringan, Americano adalah pilihan aman. Tapi jika kamu mencari sesuatu yang lebih bold, aromatik, dan penuh karakter, Long Black lebih cocok buat kamu.

 

Pada akhirnya, dunia kopi memang penuh selera dan preferensi. Tidak ada mana yang lebih baik, tetapi yang ada hanya mana yang paling cocok untuk mood dan selera kamu hari ini.