Cek Fitur Ini di Aplikasi, Yuk!
Fitur ini hanya bisa diakses melalui aplikasi Dapur Umami. Buka aplikasinya sekarang!
Penulis: Azzahra Ilka Aulia
Tempe sudah lama dikenal sebagai salah satu makanan bergizi khas Indonesia yang mendunia. Selain enak dan terjangkau, tempe juga kaya protein, vitamin, dan serat sehingga menjadikannya superfood lokal yang menyehatkan sekaligus ramah di kantong.
Menariknya, tempe tidak hanya dibuat dari kedelai. Di berbagai daerah di Indonesia, ada banyak jenis tempe lain yang diolah dari bahan berbeda, mulai dari ampas tahu, kacang koro, hingga biji lamtoro.
Setiap jenis tempe punya rasa, aroma, dan tekstur unik yang mencerminkan kekayaan kuliner Nusantara. Yuk, kenali macam-macam tempe berikut ini.
Tempe kedelai adalah jenis yang paling umum dan paling mudah ditemukan di pasar. Terbuat dari biji kedelai utuh yang difermentasi menggunakan jamur Rhizopus oligosporus, tempe ini memiliki tekstur padat dan aroma khas yang gurih.
Selain rasanya yang lezat, tempe kedelai juga dikenal sebagai sumber protein nabati lengkap karena mengandung semua asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh.
Cara mengolahnya sangat beragam karena bisa digoreng garing, ditumis dengan bumbu manis pedas, dijadikan campuran sayur lodeh, bahkan diolah jadi camilan renyah.
Tempe gembus atau dikenal juga sebagai tempe menjes di Jawa Timur, dibuat dari ampas tahu atau sisa dari proses pembuatan tahu. Teksturnya lembut dan agak berongga dengan rasa yang lebih ringan dibandingkan tempe kedelai.
Keistimewaan tempe ini bukan pada rasanya, tapi juga karena mencerminkan “Diolah Maksimal” dari Dapur Umami, yaitu mengurangi limbah bahan pangan dengan cara memanfaatkan ampas yang masih bergizi.
Tempe gembus sering diolah menjadi gorengan, tumisan, atau lauk bersantan. Salah satu olahan khasnya adalah tempe gembus bacem atau oseng gembus pedas yang cocok disantap dengan nasi hangat.
Kalau pernah mendengar kacang koro pedang atau velvet bean, itulah bahan dasar dari tempe benguk. Warnanya sedikit lebih gelap, teksturnya agak kasar, dan aromanya lebih tajam dibandingkan tempe kedelai.
Di beberapa daerah seperti Jawa Tengah, tempe benguk sering diolah menjadi sayur lodeh atau besengek benguk, yaitu masakan bersantan dengan bumbu rempah yang kuat.
Kelebihan lain dari tempe benguk adalah kandungan proteinnya yang tinggi serta serat yang baik untuk pencernaan. Kalau suka mencoba hal baru, tempe benguk bisa jadi pilihan untuk variasi menu tempe di rumah.
Tempe mlanding atau tempe lamtoro dibuat dari biji lamtoro yang kecil-kecil. Sekilas mungkin terlihat aneh, tapi jangan salah, rasanya gurih dan teksturnya empuk setelah dimasak.
Biasanya, tempe mlanding diolah menjadi besengek, yaitu masakan khas Jawa Tengah yang dimasak dengan santan dan bumbu kelapa pedas. Rasanya unik karena perpaduan gurih, manis, dan sedikit pahit khas lamtoro.
Tempe ini juga dikenal mengandung protein nabati dan zat besi yang cukup tinggi sehingga bisa menjadi alternatif sehat selain tempe kedelai.
Tempe semangit sebenarnya bukan tempe dari bahan baku baru, melainkan tempe kedelai yang difermentasi lebih lama, biasanya satu hingga dua hari setelah masa ideal konsumsi. Akibat proses ini, baunya menjadi lebih tajam dan teksturnya agak lembek.
Meski aromanya cukup menyengat, tempe semangit justru disukai banyak. Biasanya, tempe jenis ini digunakan untuk sayur lodeh, sambal tumpang, atau brongkos khas Jawa.
Selain kedelai, tempe juga bisa dibuat dari kacang hijau. Warnanya cenderung hijau muda dan teksturnya lebih padat. Tempe kacang hijau ini banyak ditemukan di Jawa Timur dan Jawa Tengah.
Rasanya gurih dengan sedikit aroma kacang yang lembut, cocok digoreng garing sebagai lauk atau dimasak dengan kuah santan pedas. Selain sehat, tempe kacang hijau juga mudah dicerna dan bisa menjadi alternatif bagi orang yang alergi terhadap kedelai.
Tempe blongkrek adalah jenis tempe tradisional yang terbuat dari campuran kedelai dan ampas kelapa. Kombinasi keduanya menghasilkan tekstur yang lembut dengan aroma gurih kelapa. Kandungan lemaknya juga lebih tinggi dibanding tempe biasa karena adanya ampas kelapa.
Dulu, tempe blongkrek cukup populer di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Biasanya diolah menjadi oseng tempe blongkrek atau sambal goreng krecek tempe yang gurih pedas. Namun, proses pembuatan tempe blongkrek perlu hati-hati karena fermentasinya cukup sensitif terhadap kontaminasi. Jika dibuat dengan cara yang benar, tempe ini punya rasa khas yang sulit ditandingi.
Apa pun jenisnya, semua tempe pada dasarnya memberikan manfaat yang luar biasa bagi tubuh. Berikut ini beberapa manfaat dan kelebihan tempe bagi kesehatan.
Tempe mengandung semua asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh sehingga bisa menjadi alternatif sehat pengganti daging. Protein dari tempe juga lebih mudah dicerna karena proses fermentasinya sudah memecah struktur protein menjadi bentuk yang lebih sederhana.
Tempe adalah pilihan cocok untuk kamu yang sedang diet tinggi protein, vegetarian, atau sekadar ingin makan lebih sehat tanpa kehilangan rasa kenyang.
Proses fermentasi tempe melibatkan bakteri baik (Rhizopus oligosporus) yang berfungsi sebagai probiotik alami. Probiotik ini membantu menjaga keseimbangan flora usus, meningkatkan sistem imun, dan memperlancar pencernaan. Jadi, rutin makan tempe bisa bantu tubuh tetap fit dan perut terasa nyaman.
Tempe disebut sebagai superfood karena kandungan gizinya yang lengkap. Dalam satu potong tempe, kamu bisa mendapatkan protein nabati berkualitas, serat, kalsium, zat besi, vitamin B kompleks, hingga probiotik alami dari proses fermentasinya. Selain itu, tempe juga rendah lemak jenuh dan kolesterol sehingga jadi pilihan yang lebih sehat dibandingkan sumber protein hewani.
Tempe memang pantas disebut sebagai superfood kebanggaan Indonesia. Dari tempe kedelai sampai tempe gembus, benguk, atau mlanding yang unik, semuanya menunjukkan betapa kreatifnya masyarakat kita dalam mengolah bahan pangan lokal.
Jadi, lain kali saat kamu menikmati sepiring tempe goreng hangat, ingatlah bahwa di balik rasanya yang sederhana, ada kekayaan budaya, inovasi, dan nilai gizi yang luar biasa.
Tempe memang nggak pernah gagal bikin makan jadi makin nikmat. Nah, kalau kamu butuh inspirasi resep olahan tempe yang praktis dan bergizi, langsung kunjungi Dapur Umami untuk ide-ide seru lainnya!