Cek Fitur Ini di Aplikasi, Yuk!
Fitur ini hanya bisa diakses melalui aplikasi Dapur Umami. Buka aplikasinya sekarang!
Kalau biasanya kopi identik dengan minuman hangat, kini banyak orang justru lebih memilih menikmati kopi dalam keadaan dingin. Salah satu menunya adalah cold brew, yang sering menjadi pilihan karena cita rasanya yang berbeda dari kopi pada umumnya.
Kamu tidak perlu memiliki mesin kopi mahal untuk membuat cold brew. Dengan bubuk kopi dan air, kamu sudah bisa menikmati segelas cold brew yang segar ala kafe di rumah. Yuk, simak penjelasan lengkapnya berikut ini!
Cold brew adalah metode menyeduh kopi dengan air dingin atau air bersuhu ruang selama 12–24 jam. Bubuk kopi yang digunakan sebaiknya bertekstur kasar (coarse grind) agar proses ekstraksi lebih optimal dan hasil seduhan tidak terlalu pahit maupun keruh.
Prosesnya tidak menggunakan air panas sehingga cold brew cenderung memiliki rasa yang lebih halus (smooth), rendah keasaman, dan tidak terlalu pahit. Itulah sebabnya cold brew banyak disukai, bahkan oleh orang yang biasanya kurang menyukai kopi yang terlalu kuat atau asam.
Cold brew juga berbeda dengan es kopi biasa (iced coffee). Jika iced coffee dibuat dari kopi panas yang kemudian didinginkan atau ditambahkan es batu, cold brew sejak awal dibuat menggunakan air dingin selama proses penyeduhan.
Setelah proses penyeduhan selesai, hasilnya berupa konsentrat kopi yang dapat disajikan langsung dengan es batu atau dicampur dengan air, susu, krim, maupun sirup sesuai selera.
Berkat proses ekstraksi menggunakan air dingin, minuman ini memiliki beberapa keunggulan yang membuatnya menjadi favorit banyak orang.
Proses penyeduhan yang berlangsung perlahan menghasilkan cita rasa kopi yang lebih smooth, seimbang, dan tidak terlalu pahit.
Dibandingkan kopi yang diseduh dengan air panas, cold brew memiliki tingkat keasaman yang lebih rendah sehingga terasa lebih lembut di lidah.
Cold brew dapat disimpan di dalam kulkas selama 5–7 hari dalam wadah tertutup sehingga praktis untuk dijadikan stok kopi harian.
Cold brew dapat disajikan dalam berbagai variasi, seperti cold brew latte, kopi susu, cold brew tonic, hingga mocktail kopi sehingga tidak mudah membosankan.
Berbeda dengan beberapa metode seduh lainnya, membuat cold brew cukup menggunakan wadah tertutup dan saringan. Oleh karena itu, siapa pun bisa membuatnya sendiri di rumah tanpa perlu mesin kopi khusus.
Membuat cold brew di rumah tidak memerlukan banyak bahan maupun peralatan khusus. Berikut bahan-bahan yang perlu kamu siapkan.
Salah satu keunggulan cold brew adalah mudah dipadukan dengan berbagai bahan. Berikut beberapa cara menyajikan cold brew yang bisa kamu coba.
Cara paling sederhana untuk menikmati cold brew adalah menyajikannya tanpa tambahan apa pun. Tuangkan cold brew ke dalam gelas berisi es batu, lalu nikmati rasa asli kopinya yang halus, sedikit manis alami, dan kaya aroma.
Jika cold brew yang dibuat berupa konsentrat (concentrate), sebaiknya encerkan terlebih dahulu menggunakan air matang dingin. Perbandingan yang umum digunakan adalah 1:1, tetapi kamu bisa menyesuaikannya sesuai selera.
Caranya cukup mudah, yaitu mencampurkan cold brew dengan susu segar menggunakan perbandingan sekitar 1:1. Kamu juga bisa menggunakan susu rendah lemak, susu oat, susu almond, atau susu kedelai sebagai alternatif.
Bagi yang tidak terlalu menyukai rasa pahit kopi, kamu bisa menambahkan simple syrup atau gula cair secukupnya. Gula cair lebih mudah larut dalam minuman dingin dibandingkan gula pasir sehingga rasa manisnya akan tercampur lebih merata.
Jika menyukai kopi susu ala kafe, tambahkan gula aren cair ke dalam cold brew sebelum dicampur dengan susu. Gula aren memberikan rasa manis dengan aroma karamel alami sehingga menghasilkan perpaduan rasa yang lebih kaya dan seimbang.
Dengan banyaknya pilihan penyajian, cold brew menjadi salah satu minuman kopi yang paling fleksibel untuk dikreasikan. Mulai dari versi orisinal hingga berbagai kreasi ala coffee shop, semuanya bisa dibuat sendiri di rumah sesuai selera.
Kalau sudah berhasil membuatnya, jangan ragu untuk bereksperimen dengan jenis biji kopi dan berbagai kreasi penyajian. Siapa tahu, kamu bisa menemukan racikan cold brew favorit yang paling sesuai dengan selera!
Baca Juga: Penikmat Kopi Wajib Tahu, Ini Beda Robusta dan Arabika