Rumus Makanan Diet Bagi yang Sedang Menurunkan Berat Badan

Naik turunnya berat badan adalah sesuatu yang bisa terjadi kapan saja karena berbagai hal. Terkadang kenaikan berat badan bisa terjadi karena hal-hal di luar kendali mama. Karena itulah, yang lebih penting saat ini adalah mengetahui cara yang harus ditempuh dan makanan diet yang diperlukan untuk kembali menurunkan berat badan bila perlu.

Berbicara tentang makanan diet, ada satu rumus yang perlu selalu dipegang oleh siapa pun yang peduli akan kesehatan. Apakah itu?

Menurut penelitian, untuk mendapatkan hasil diet yang efektif, seseorang yang diet harus mengatur makanan dietnya dengan ketentuan seperempat bagian protein, seperempat bagian karbohidrat, dan sisanya serat. 

Jadi, ketika mama atau salah satu anggota keluarga memutuskan untuk diet, cara mendapatkan makanan diet terbaik adalah mengurangi konsumsi karbohidrat, meningkatkan konsumsi protein, meningkatkan konsumsi serat, dan secara umum mengurangi jumlah kalori.

Untuk melakukan itu, berikut panduan praktis makanan diet yang bisa dijadikan alternatif ketika benar-benar dibutuhkan. 


Protein

Protein seringkali sulit dipisahkan dari lemak. Namun, ada beberapa pilihan sumber protein yang kandungan minyaknya cuma sedikit. Setidaknya ada dua kelompok protein yang bisa mama gunakan. 

Untuk protein hewani, mama gunakan dada ayam ada bagian-bagian daging sapi yang rendah lemak seperti tenderloin. Kedua jenis daging ini mengandung sangat sedikit lemak sehingga ketika mama menggunakannya sebagai sumber protein dalam jumlah lebih banyak dari biasanya, mama tidak akan mengkonsumsi makanan yang mengandung terlalu banyak lemak.

Jenis protein hewani kedua yang bisa dipilih adalah ikan. Ikan apa saja cenderung hanya memiliki lemak yang baik, bukan lemak jenuh. Dengan lemak dari ikan tuna, mama dan keluarga justru akan mendapatkan lemak yang menjadi nutrisi untuk otak. 

Sedangkan untuk protein nabati, mama bisa menggunakan bahan-bahan kacang-kacangan yang banyak dipakai. Almond adalah sumber protein nabati rendah kalori yang bagus. Selain itu, ada juga bahan yang sangat populer untuk keperluan ini, yaitu tempe, yang juga sangat kaya akan protein nabati. 

Tempe bisa jadi makanan diet tinggi protein nabati


Karbohidrat

Ketika mama atau keluarga merencanakan makanan diet untuk mengurangi berat badan, karbohidrat adalah yang biasanya pertama kali disoroti. Ya, meskipun karbohidrat memang sumber energi dan memberikan rasa kenyang, kita cenderung mengkonsumsi karbohidrat lebih dari yang sebenarnya kita butuhkan. Untuk itu, ada usaha yang diperlukan untuk menguranginya. 

Untuk mengurangi karbohidrat hingga tersisa hanya seperempat dari porsi makanan sehari-hari, ada dua hal yang bisa dilakukan. Pertama, mama bisa langsung mengurangi banyaknya nasi hingga jadi seperempat bagian saja. Selain itu, ada juga cara kedua, yakni memilih sumber-sumber karbohidrat yang sebenarnya juga merupakan sumber zat-zat lain termasuk protein. 

Sebagai contoh, mama bisa memilih untuk mulai sering mengganti nasi dengan oatmeal. Atau, bila menginginkan sumber karbohidrat yang sekaligus kaya dengan protein, mama bisa memilih menggunakan kentang yang disiapkan dengan cara dikukus dan diberi bumbu secukupnya. 

Di sini, yang menjadi inti adalah mengurangi karbohidrat hingga tinggal seperempat bagian dari porsi makanan. 


Serat

Terakhir, yang merupakan bagian terbesar dari makanan diet, serat adalah bagian yang harus disiapkan banyak-banyak. Kita butuh perencanaan yang baik untuk mendapatkan ini. Hal ini utamanya karena budaya Indonesia, serat cenderung dijadikan sebagai pelengkap untuk makanan pokok.

Namun, mendapatkan serat bisa dibilang murah di Indonesia karena sayur-sayuran cenderung murah karena tempat tumbuhnya biasanya tidak pernah terlalu jauh dari kota tempat kita tinggal. 

Di antara buah-buahan dan sayuran yang paling bagus untuk diet, kita bisa memasukkan brokoli, bayam, wortel, jambu biji, dan batang seledri. Brokoli dan wortel bisa dinikmati dengan nikmat hanya dengan dikukus dan ditaburi sedikit garam dan lada. untuk bayam, jambu biji, dan batang seledri, ketiganya bisa dimakan mentah. 

Pasti mama tahu bahwa banyak dari sumber serat kita ini yang kaya vitamin dan mineral! Secara khusus, banyak lho yang tinggi vitamin C, salah satu pendukung sistem imun kita!

Mama perlu belajar berbagai resep untuk mengolah sayur-sayuran ini. Hal ini tentu saja karena serat adalah sebagian besar dari makanan yang dibutuhkan untuk makanan diet sehat khususnya untuk penurunan berat badan. 

Kalau mama berhasil dalam usaha diet ini, jangan lupa bagi ceritanya di Jurnal Umami ya? 


sumber:https://pixabay.com/id/photos/tempe-makanan-makanan-pendamping-5553222/