Ternyata Mudah Membuat dan Mengelola Website Kuliner Pribadi

Sudah jadi kenyataan bahwa saat ini mudah sekali kita menemukan informasi atau menjawab pertanyaan tentang apa saja. Apa pun yang ingin Mama ketahui pasti mudah ditemukan di internet. Salah satu yang memungkinkan ini adalah karena semakin mudah membuat dan membagikan informasi di internet. 


Tidak terkecuali buat Mama. Kalau Mama suka mencoba-coba resep, atau bahkan suka membuat variasi masakan, maka mendokumentasikan dan membagikannya kepada orang tidaklah sulit. Dengan semakin banyaknya informasi yang tersedia di dunia maya, orang yang mencari apa saja bisa mendapatkan apa yang mereka cari. 


Nah, agar semakin mudah menemukan jawaban untuk segala macam pertanyaan kita, maka kita juga perlu memperbanyak konten berbagai tema yang ada di internet. Untuk Mama yang suka kuliner, maka tidak ada salahnya mulai berbagi pengetahuan. 


Nah, kabar baiknya adalah kita bisa dengan mudah membuat website kuliner dan mengelolanya sendiri. Berkat adanya layanan blog gratis dan banyaknya contoh, Mama bisa dengan mudah membuat website semacam itu. Ini tiga hal yang diperhatikan. 


Membuat blog di Wordpress atau Blogger

Yang pertama-tama harus diselesaikan sebelum semua ini terjadi adalah membuat website atau blog-nya. Biasanya, secara umum semua halaman yang ada di internet adalah situs web. Tapi, bila situs web itu mudah diperbarui seperti catatan yang bertanggal, maka orang cenderung menyebutnya “blog.” 


Mama bisa menggunakan penyedia layanan blog gratis yang paling populer. Setidaknya ada dua jenis, yaitu Wordpress dan Blogger. Blogger sangat populer karena layanan ini tergabung dengan email dan akun-akun Google kita yang lain. Sementara itu, Wordpress populer karena bisa dikembangkan untuk dijadikan website pribadi. 


Intinya di sini adalah Mama perlu membuat website sendiri sebagai tempat menyimpan hasil-hasil catatan yang ingin Mama bagikan. Dan sekarang kita bisa mudah membuat website tanpa harus pinter ilmu pemrograman.


Kita Bisa Dengan Mudah Membuat Website Berkat Blogpspot & Wordpress

Kita Bisa Dengan Mudah Membuat Website Berkat Blogpspot & Wordpress`


Menyiapkan Kategori Catatan

Yang tak kalah pentingnya, Mama perlu menentukan jenis tulisan yang akan disajikan dalam blog ini. Kita biasanya menyebutnya kategori tulisan. Sebagai contoh, Mama bisa memilih untuk menerbitkan dua jenis tulisan saja, yaitu “resep” dan “review.” 


Menurut pengalaman para blogger, dengan kategori seorang blogger lebih mudah membuat keputusan tulisan apa yang akan dia tayangkan di situsnya. Dengan membatasi hanya pada “resep” dan “review,” Mama bisa fokus mencari bahan yang sesuai dengan kategori ini saja. 


Intinya, mama bisa jadi lebih fokus mencari gagasan di dua wilayah ini saja. Energi dan pikiran Mama ketika longgar bisa langsung menyoroti soal menuliskan variasi resep atau review atas tempat-tempat kuliner yang pernah Mama kunjungi.


Menggunakan Dapur Umami Sebagai Panduan

Nah, sekarang tibalah kita pada hal terakhir yang sangat penting: sumber belajar. Agar bisa membuat tulisan-tulisan yang menarik, enak dibaca, dan tepat sasaran, Mama perlu belajar dari website kuliner yang telah berhasil menjaring banyak pengikut. 


Yang membuat sebuah blog berarti bukan isinya saja sebenarnya. Cara menyajikan tulisan juga menentukan apakah orang menyukai dan mengunjungi blog yang kita buat. 


Di sinilah kita bisa memanfaatkan Dapur Umami, website kebanggaan kita bersama. Untuk resep, khususnya, Mama bisa melihat bagaimana Dapur Umami menyajikan resep-resep andalannya. 

Sebagai contoh, ada tiga hal yang membuat website tersebut nyaman dibaca. Pertama, terdapat deskripsi singkat yang menggambarkan seluk beluk makanan. Sebagai contoh, lihatlah deskripsi tentang resep pokchoy jamur telur ini. 


Kedua, terdapat uraian mendetail untuk bahan-bahan, yang dituliskan dengan sederhana. 


Terakhir, Mama bisa temukan langkah-langkah pembuatannya yang terlihat begitu sederhana dan masing-masing bagiannya mendapat sorotan tersendiri. 


Bukan itu saja, Dapur Umami juga memiliki foto-foto yang memiliki tone warna selaras. Ini juga satu hal yang bisa Mama contoh untuk membuat satu website kuliner yang terlihat elegan. 


Dari sini, Mama pasti jadi tahu bahwa kita bisa mudah membuat website kuliner yang bisa dipakai sebagai sarana mencatat resep-resep dan review kuliner Mama. Selain itu, karena catatan ini dibuka untuk publik, maka orang lain juga bisa mendapatkan manfaatnya dari sini. 


Terakhir, kalau Mama sudah bisa menulis dengan rutin, langkah selanjutnya yang perlu dipikirkan adalah kemungkinan untuk menjadikan catatan online ini menghasilkan uang! Bagaimana, Mama?