Masak Nasi Kebuli Pakai Rice Cooker, Super Praktis

Ingin menghadirkan menu Timur Tengah di meja makan Mama hari ini? Nasi kebuli bisa menjadi salah satu alternatifnya. Nasi yang bercita rasa gurih ini diperoleh dari kaldu daging kambing dan minyak samin dalam pengolahannya. 


Aroma rempah yang kuat ini juga akan menambah kelezatan rasa nasi kebuli ini. Meski tampak sangat mirip nasi goreng, tekstur dan rasanya pasti mudah dibedakan. Bahkan, untuk semakin mempersingkat waktu Mama memasak, Mama bisa menggunakan rice cooker untuk membuatnya. Ikut terus artikel ini ya, Ma.


Bahan Nasi Kebuli 

Bahan utama yang digunakan adalah beras sebanyak setengah kilogram dan daging kambing setengah kilogram. Siapkan pula bahan pelengkap, yaitu minyak samin, minyak sayur, dan 3 buah tomat merah yang dihaluskan.


Untuk bahan yang dihaluskan, siapkan seruas jahe, bawang bombay, bawang merah dan bawang putih.


Selain itu, Mama juga perlu siapkan rempah kering yang bisa dalam bentuk bubuk, yaitu jintang, ketumbar, kapulaga, dan merica putih. Terakhir, ada pula rempah utuh yang diperlukan, yaitu kayu manis, cengkeh, sereh, dan daun salam. 


Begitulah, bahan yang diperlukan untuk membuat nasi kebuli rice cooker ini memang banyak. Namun, janji deh itu semua sepadan dengan rasa yang dihasilkan.


Cara memasak dengan Rice Cooker

Cara membuatnya yaitu panaskan minyak samin, tumis bumbu halus dan tomat merah yang sudah dihaluskan hingga benar-benar matang. Masukkan juga semua bumbu rempah halus dan rempah utuh. Kemudian, aduk rata dan tunggu hingga aroma harum.


Masukkan daging kambing. Masak hingga daging benar-benar matang dan empuk. 


Siapkan beras dalam mangkuk rice cooker dan masukkan air rebusan daging sebanyak 500 ml atau sesuai dengan takaran memasak nasi. Tekan tombol cook dan sering aduk agar bumbu merata. Sementara menunggu, nasi matang, goreng daging kambing hingga kering,


Sajikan nasi kebuli rice cooker dengan daging kambing, acar nanas dan emping.


Kunci Agar Daging Kambing Tidak Bau

Seperti yang Mama tahu, daging kambing memiliki bau yang khas, yang dalam bahasa Jawa disebut dengan bau prengus. Bau ini seringkali mengganggu dan berpengaruh pada masakan bila Mama salah dalam mengolah daging kambing ini.  


Mama bisa cek tips bagaimana mengolah daging kambing anti bau dengan cara di bawah ini:


1. lobak dan garam

Dua bahan tersebut dipercaya dapat menghilangkan bau prengus pada daging kambing. Taburkan garam pada permukaan daging sebelum diolah, hal ini karena garam dapat mengunci bau.


Setelah garam diratakan pada permukaan daging, Mama perlu mendiamkan selama kurang lebih 40 menit hingga satu jam. Proses ini sama dengan kalau Mama memarinasi daging jenis lain. Setelah didiamkan, bersihkan dengan air bersih yang mengalir. Baru kemudian masak sesuai dengan kebutuhan.


Mama bisa mengiris lobak, lalu masukkan lobak tersebut ke dalam rebusan daging kambing bila diperlukan. Ini karena kolin yang terkandung pada lobak mampu menyerap bau prengus pada daging kambing.


2. cara memotong 

Cara memotong daging kambing ini juga memiliki andil atau pengaruh besar. Potong-potong daging kambing berlawanan dengan arah serat daging. Bila dipotong searah dengan seratnya, maka kelembaban daging akan tersimpan lebih lama. Inilah yang menyebabkan daging kambing bau.


3. jangan cuci

Bila di semua bahan lain Mama mencuci terlebih dahulu agar bersih, tidak demikian dengan daging kambing. Daging kambing yang dicuci akan semakin menambah bau dan menimbulkan rasa alot pada daging saat diolah. 


Cara yang baik adalah dengan langsung merebus daging kambing bersama berbagai rempah tanpa dicuci terlebih dahulu. Rempah ini biasanya berupa daun jeruk, daun sereh, maupun jahe. Sesuaikan dengan kebutuhan Mama.


Resep dan tips agar kambing yang diolah tidak bau sudah lengkap nih, Ma. Ayo eksekusi masak nasi kebuli, melengkapi koleksi di Dapur Umami ini!