Masak Berbagai Kreasi Ayam Ini dengan Satu Saja Bumbu

Salah satu kekayaan kuliner nusantara yang paling banyak ditemui dalam berbagai variasi adalah masakan dengan bumbu bali. Satu hal yang tidak bisa terlewatkan dari masakan dengan bumbu bali adalah warna merahnya. Mama pasti pernah masak setidaknya tahu tempe dengan bumbu bali. 

Ya, tahu-tempe, telur, dan ikan adalah bahan-bahan yang banyak mama masak dengan bumbu bali. Tapi, tahukah mama bahwa bumbu bali juga bisa dipakai untuk mengolah dengan cara-cara yang tidak biasa? 

Bumbu Bali buat masak telor (Sumber Dapur Umami)


Kali ini, mama bisa temukan tiga cara masak tak biasa yang semuanya menggunakan bumbu Bali. Seperti apa sih yang tidak biasa itu mama? 


Ayam Tepung Bumbu Bali

Mama pasti sudah sering membuat ayam tepung. Atau mungkin bahkan mama membuat ini setiap minggu? Dengan tepung bumbu Sajiku, misalnya, mama bisa masak ayam goreng tepung dengan mudah. Tapi, tahukah bahwa mama bisa meng-upgrade ayam tepung dengan bumbu Bali? 

Ya, betul. Ayam tepung juga bisa ditingkatkan dengan membuat bumbu Bali. Seperti lazimnya bumbu Bali, mama membutuhkan bawang putih, bawang merah, cabe merah, tomat, kemiri, kunyit, kencur, dan gula-garam. Haluskan semua. 


Selanjutnya, mama bisa mulai panaskan minyak di atas wajan hingga beberapa saat. Baru kemudian mama bisa mulai masukkan bumbu halus. 

Saat bumbu sudah mendidih, masukkan ayam tepung yang sudah dibuat. Aduk ayam dan bumbu hingga rata. Ketika bumbu sudah meresap ke tepung, mama akan seperti melihat ayam goreng “buffalo wing” yang terkenal sebagai ayam tepung dengan saus pedas dari daerah Buffalo, New York, itu.


Masak Ayam

Salah satu penggunaan bumbu Bali yang sangat populer dan mudah adalah untuk memasak ayam. Mungkin, ini termasuk resep dengan bumbu Bali yang paling populer. Banyak warteg yang menyediakan hidangan. Bisa dibilang, ayam bumbu Bali adalah favorit semua orang.

Cara memasaknya sangat sederhana dan terdiri dari dua langkah besar. Langkah pertama adalah menyiapkan ayamnya. Cuci bersih ayam dan beri perasan jeruk nipis untuk menghilangkan aromanya. Selanjutnya, goreng ayam sebentar hingga setengah matang. 

Langkah kedua adalah menyiapkan bumbu Bali-nya. Resep bumbu Bali secara umum seperti yang dipakai pada ayam tepung bumbu Bali. Setelah bumbu mendidih dan siap, masukkan ayam dan biarkan bumbu meresap. 

Berbeda dengan ayam tepung bumbu Bali, kali ini mama perlu memanaskan ayamnya lebih lama dengan bumbu Bali. Alasan pertama adalah karena butuh waktu sedikit lebih laga agar bumbu meresap ke ayam (daripada menunggu bumbu meresap ke tepung). 

Kalau sudah selesai, mama akan mendapatkan ayam yang bagian tepinya lumayan liat tetapi bumbu telah merasuk ke daging.


Ikan dan Seafood Bumbu Bali

Selain untuk masak ayam seperti dua cara tadi, bumbu Bali juga sangat cocok untuk masak ikan dan seafood. Kalau mama ingin mengolah mujahir atau bandeng, bumbu Bali adalah resep yang sangat pas. Bahkan, keluarga yang menyajikan ikan bumbu Bali sebagai resep masakan rumahan mereka. 

Cara membuatnya juga sangat mudah. Secara umum tidak ada bedanya dengan ayam bali. Mama perlu merendam ikan di air garam dan bawang putih sekitar 30 menit dan kemudian menggoreng ikan hingga setengah matang. Siapkan bumbu Bali seperti yang digunakan pada resep-resep bumbu Bali lainnya. 

Setelah bumbu mendidih, masukkan ikan yang sudah digoreng setengah matang itu dan tambahkan sedikit air sehingga ikan terendam bumbu. Setelah mendidih dan agak sebagian besar air bumbu tinggal sedikit, matikan api. Biarkan bumbu meresap. Oh ya, mama juga bisa menambahkan telur puyuh kok di sini.

Oh ya, kalau mama ingin menggunakan cumi, mama boleh menggunakan tepung Sajiku dan menyiapkannya seperti saat memasak ayam goreng tepung bumbu Bali. 

Bagaimana menurut mama? Tidakkah bumbu Bali ini sangat serbaguna dan bisa dipakai untuk memasak berbagai macam olahan? Kalau mama ingin berkreasi lebih jauh, silakan mencoba bumbu Bali untuk berbagai jenis bahan lain, misalnya tongkol, telur, sayur terong, dan lain sebagainya. 

Betul, mama. Bumbu Bali memang setangguh itu. Oh iya, kalau mama tertarik tahu sejarahnya, ada lho yang punya ceritanya. Atau, mama pingin yang tak biasa ini?